Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-06 10:05:58【Resep Pembaca】434 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(6)
Sebelumnya: Kapolri sebut terduga pelaku bom siswa SMAN 72 Jakut
Selanjutnya: BPOM respon sirop obat dari India diduga ber
Artikel Terkait
- Mematri gerakan energi lestari dari sekolah berdikari
- Perpres Tata Kelola MBG tetapkan larangan masak sebelum pukul 12 malam
- Tujuh negara yang rayakan Diwali, selain India
- KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS
- China terus awasi produk bahari dari Jepang setelah keran impor dibuka
- Masjid Huangcheng, cerita panjang toleransi beragama di Chengdu
- BGN terapkan prinsip zero defect ala pandemi untuk MBG
- BPOM: Keamanan pangan yang baik mampu dukung pertumbuhan ekonomi
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- Produksi MBG SPPG Polsek Palmerah bakal naik secara bertahap
Resep Populer
Rekomendasi

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya

Melihat dunia "gemoy"

Polres Lombok Timur usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG

Menperin: Industri busana muslim RI tempati urutan pertama dunia

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

BPOM: Keamanan pangan yang baik mampu dukung pertumbuhan ekonomi

KKP: Ribuan kontainer udang asal Indonesia boleh masuk AS

BRIN usulkan pelibatan keluarga untuk keberlanjutan intervensi pangan